Minggu, 08 Januari 2012

MANFAAT MADU


PANDUAN RAHASIA KESEMBUHAN & HIDUP SEHAT
1. Allah
"Sesungguhnya hanya Allah SWT sajalah yang dapat menyembuhkan segala penyakit, obat dapat menyembuhkan penyakit hanya dengan ijin dan kekuatan dari Allah SWT, jadi obat/dokter hanya sebagai perantara."
Firman Allah: “Dan apabila aku sakit. Dialah Yang menyembuhkan aku. Dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat.” (Asy-Syu’araa: 80-82)
Rasulullah S.A.W bersabda : "Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya. Dan Dia (Allah) menjadikan tiap-tiap penyakit itu ada obatnya. Maka berobatlah, akan tetapi jangan kamu berobat dengan benda yang haram" (H.R. Abu Daud)
"Setiap kali Allah menurunkan penyakit, pasti Allah menurunkan obatnya." (HR.Bukhari dan Muslim)
2. Al Qur'an
Rasulullah SAW bersabda: "Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat: madu dan Al Qur'an." (HR.Ibnu Majah dan Al Hakim, sesuai dengan sistem periwayatan Al Bukhari dan Muslim)
3. Habbatus Sauda'
Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk menggunakan habbatussauda, "Sesungguhnya habbatussauda dapat mengobati berbagai penyakit, kecuali kematian." (HR Bukhori dan Muslim
4. Madu
Allah SWT berfirman: "Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warna, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia" (QS.An Nahl,69)
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barang siapa meminum tiga sendok madu dalam tiga pagi saja dalam satu bulan, tidak akan terkena penyakit berat" (HR.Ibnu Majah, Dalam kitab Ath Thibbun Nabawi -Ibnu Qoyyim Al Jauziah)
5. Bekam
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Pengobatan itu ada tiga macam : minum madu (Herba), berbekam (Al Hijamah) dan kayy dengan besi panas, tetapi aku melarang umatku berobat dengan kayy." (H.R Bukhari)
Membedakan Madu Asli dan Madu Palsu
Peredaran madu palsu di Indonesia sangat tinggi. Uji coba madu asli atau palsu lewat aroma, semut yang mengerubuti, kekentalan jika diteteskan pada debu, belum jadi jaminan sekitar keaslian sebuah produk madu. Banyak orang penasaran untuk membedakan madu asli yang dihasilkan lebah pencari makan di alam bebas dari madu palsu (sirup gula, misalnya).
 Ciri-ciri madu asli harus berwarna-warni/keruh, hitam pekat (berasal dari bunga akasia), hitam kemerah-merahan, kuning cerah, kekuning-kuningan atau kuning keputih-putihan (lebah budidaya). Bila mendapatkan madu dengan warna dan kekentalan sama perlu diwaspadai karena warna madu asli tidak pernah sama.
Aroma juga bisa dijadikan media untuk menentukan asli atau palsunya sebuah produk madu. Madu asli punya aroma dan bau khas seperti madu dari bunga rambutan, kapuk randu atau kelengkeng. Ini berbeda dengan madu palsu yang sama sekali tidak beraroma.
Pengujian lain, madu asli bila dituangkan di atas piring sebanyak dua senduk lalu disirami air putih. Kalau digoyang ke kanan dan ke kiri membentuk sarang lebah. Jika tidak menyebar bahkan bercampur dengan air, maka terkategori madu palsu.
Anda juga bisa coba menjadikan tubuh sebagai lab alam. Caranya, puasa selama 10 jam, lalu periksa gula darah dan kemudian minumlah madu 2-3 sendok. Sesudah 2 jam, periksa lagi gula darah. Nah, jika madunya murni dan alami, selisih antara B dengan A kecil.
Penderita diabetes mellitus (DM) yang berpengalaman minum madu bisa merasakan madu murni dan madu palsu. Bila setelah minum madu, badan jadi segar dan bertenaga kembali (sama seperti bukan penderita DM yang baru saja minum teh manis), itu menandakan madu yang baru diminum murni dan alami.
Dalam tubuh penderita DM, madu langsung diubah jadi tenaga. Bila penderita DM minum teh manis atau madu yang tidak murni dan tidak alami, ia tidak akan segera merasa segar dan bersemangat, tetapi tetap loyo bahkan tambah loyo (karena gula atau madu palsu tidak bisa diubah jadi tenaga tetapi “mencemari” tubuh).
Indikator lain adalah berat badan penderita DM. Bila setelah minum madu secara teratur berat badan tidak turun, itu tandanya madu yang diminum murni dan alami atau berat badan yang berangsur mendekati berat badan ideal.
Ada yang beranggapan bahwa madu asli tidak akan beku jika dimasukkan ke kulkas/freezer. Tapi hal ini tidaklah benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan mengetahui bahwa madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Madu asli (murni) akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya. Contoh madu yang bisa mengkristal: madu karet, kelengkeng, mente dan kaliandra.
Dan madu asli (murni) tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya. Contoh: madu randu, rambutan, kopi, sono dan mangga. Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu / kopi bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu.
Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal mengandung banyak enzyme, mineral dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh untuk kesehatan atau pengobatan. Jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas. Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin / suhu di bawah 16 derajat celcius.
Ada juga yang mengatakan bahwa madu asli tidak akan dikerumuni semut, Nah, ini juga pandangan yang salah semua semut menyukai rasa manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Bahkan ada tiga jenis semut yang memang suka madu, seperti semut pudak, semut gramang dan semut hitam dengan tubuh lancip. Tentu saja tidak ada bukti ilmiah yang menunjang pemahaman salah tersebut.
 Ciri Madu Asli Tapi Rusak
Walaupun asli tapi jika sudah rusak, madu bisa membahayakan kesehatan kita. Jadi kita perlu tahu juga ciri-ciri madu asli yang telah rusak, yaitu:
  • Jika madu tersebut telah mengalami fermentasi/perubahan madu menjadi alkohol (etanol) yang ditandai dengan: adanya suara berdesis jika tutup botol dibuka (bergas), kemasan menggembung, madu berbusa banyak. Pada kasus kerusakan madu yang parah, madu tersebut akan meleleh keluar sendiri ketika tutup botol dibuka atau bahkan bisa meletus sendiri karena tekanan gas/alkohol pada madu rusak tersebut.
  • Madu sangat encer (kadar air 23 – 30 % ), berbau tidak segar/ tidak enak karena fermentasi, rasa berubah menjadi lebih asam/kecut yang tidak normal, rasa kurang lezat dan terlalu panas di tenggorokan karena efek alkohol yang berlebihan pada madu.
Madu dengan tanda-tanda fisik di atas, telah kehilangan zat gizi dan kurang layak dijual. Jika madu rusak tersebut sampai dikonsumsi anak-anak dan orang yang pencernaannya lemah, di khawatirkan bisa membahayakan kesehatan.
 Madu bisa rusak secara alami (tanpa perlakuan manusia) jika madu tersebut telah fermentasi/bergas. Fermentasi adalah proses perubahan gula sederhana pada madu (fruktosa dan glukosa madu) menjadi ETANOL (alkohol). Fermentasi hanya bisa terjadi jika khamir/yeasts/ragi yang ada dalam madu mendapatkan media madu dengan kadar air tinggi (23 – 30%). Semakin rendah kadar airnya, maka peluang fermentasi pada madu semakin kecil dan lambat. Madu yang aman dari fermentasi biasanya kadar air 16% – 21%, atau idealnya kadar 16 – 20%. Madu yang telah fermentasi (jika tutup botol dibuka timbul suara berdesis disertai busa yang banyak bahkan bisa meletus), tidak layak dikonsumsi apalagi untuk dijual pada konsumen.
 Yang Asli Belum Tentu Hebat Khasiatnya
Kalau di atas sudah dibahas tentang keaslian madu, tapi perlu juga saya tekankan bahwa khasiat madu hanya bisa ditentukan oleh kualitas madu yang dihasilkan bunga tanaman. Jadi tidak bergantung pada jenis lebahnya, tetapi tanamannya. Karena itu madu selalu direlasikan dengan tanaman , misalnya randu, lengkeng, korma, manuka, clover, atau yang lain. Madu hutan/tropis juga bisa berkualitas baik, bila hutan tersebut berisi tanaman-tanaman yang baik mutunya.
Standar SNI bukanlah standar yang baik untuk menentukan kualitas madu. Boleh dikata itu hanya standar fisik, yang tidak ada hubungannya dengan rasa dan khasiat dari madu. Bagaimana cara memilih madu yang asli? Cara terbaik, beli di peternakannya atau kalau madu liar, ikutlah memanennya. Untuk yang branded, pastikan merek itu diproduksi oleh perusahaan yang terkenal dan memiliki peternakan lebah.
Bee Pollen Bunga SONO
ANDA INGIN PANJANG USIA, AWET MUDA, TAHAN TERHADAP PENYAKIT, MENGONSUMSI BEE POLLEN ADALAH JAWABANNYA. DUNIA TELAH MEMBUKTIKAN KHASIAT BEE POLLEN TERSEBUT DARI ZAMAN MESIR KUNO HINGGA SAAT INI.Di Rusia rata-rata penduduk berusia lebih dari 100 tahun berkat mengonsumsi Bee Pollen.
Apakah Bee Pollen itu? Pollen adalah unsur reproduksi jantan pada tumbuhan yang berwarna kuning keemasan berbentuk serbuk halus.Pollen terdapat pada benang sari bunga tanaman. Setiap butir polen mengandung 100.000 hingga 5 juta spora pollen yang mempunyai kemampuan reproduksi membentuk tumbuh-tumbuhan.
Bagaimana Cara Lebah Mengumpulkan Pollen? Selain menghisap madu lebah juga mengumpulkan pollen, yaitu dengan cara mengkikis bubuk pollen dari benangsari bunga dengan menggunakan rahang dan kaki depanya. Setelah polen dibasahi dengan madu maka kaki belakang lebah yang dilengkapi sisir pollen akan menyisir polen dan memasukannya kekantong polen yang ada di khaki belakang tersebut.Peternakan Bina Apiari memanen Pollen lebah tersebut dengan memasang perangkap khusus (pollen trap) didepan pintu masuk kotak lebah sehingga pollen akan jatuh sebelum di bawa masuk ke dalam sarang lebah tersebut.
Komposisi Bee Pollen Bee Pollen mengandung 18 asam amino, 8 diantaranya esensial, 12 vitamin, 28 mineral, enzim, koenzim, 14 asam lemak penting, 11 karbonhidrat dan 30% protein.
Khasiat Bee Pollen:
  1. Meningkatkan IQ
  2. Mencegah serangan kanker
  3. Impotent, menoupouse, ketidaksuburan
  4. Triglicerida
  5. Arthritis.
  6. Diabetes.
  7. Tekanan darah tinggi.
  8. Anemia.
  9. Asthma.
  10. Pembulu kapiler yang lemah.
  11. Diet, penyakit tukak lambung
  12. Gangguan prostat.
  13. Varicose veins.
Sejarah Penggunaan Bee Pollen Ratu Cleopatra: Rahasia kecantikan dan awet mudanya adalah dengan berendam dalam madu yang kaya bee pollen.Angkatan perang Romawi: membawa kue kering yang terbuat dari beepollen, madu dan gandum untuk menambah keperkasaan di medan perang.Cicero (106-43SM): hampir semua rumah di Romawi menyimpan madu dan bee pollen sebagi pelindung kesehatanya.
Pendapat Ahli dan Dunia Medis Modern
  1. Mme. Aschenasy Leru, Kepala pusat Penelitian Ilmiah Perancis: Pollen mengandung 40-80% asam glutamat bebas (yang tidak diproduksi tubuh manusia) dapat mencegah penyumbatan darah di otak, meningkatkan IQ, termasuk keterbelakangan mental dan konsentrasi.
  2. Prof. Nicolai Vasilleivich Tsitsin, Ketua lembaga Biologi dan Botani Rusia: Ketika meneliti warga Rusia yang berumur lebih 100 tahun. Ternyata lebih dari 200 responden yang diteliti semuanya memelihara lebah. Dan mereka memakan residu madu sebagai makan pokok yang kaya akan kandungan bee pollen.
Bagaimana Cara Menggunakan Bee Pollen untuk kesehatan dan kecantikan.
  1. Bee Pollen dapat dimakan langsung sebagai camilan untuk Diet.
  2. Bee Pollen yang telah dihaluskan di campur dengan produk perlebahan lain seperti madu dan royal jelly untuk kebugaran, vitalitas dan kesehatan yang prima.
  3. Bee Pollen (MASKER) dicampur madu dan royal jelly sangat baik untuk menghaluskan dan meremajakan kulit.
Manfaat dan Khasiat Madu
Seperti telah kita ketahui, MADU dapat dihasilkan secara spesifik berdasarkan sumber nektar bunga(Nektar adalah cairan manis yang terdapat pada bunga yang biasa diserap lebah, merupakan bahan utama untuk madu). Hasil penelitian para ahli yang dipadukan dengan pengalaman langsung dari konsumen dan masyarakat penggemar MADU, setiap jenis MADU dari sumber nektar yang berbeda tersebut, ternyata memiliki manfaat dan khasiat yang berbeda pula. Walaupun demikian secara umum khasiat dan manfaat MADU tersebut hampir sama.
Adapun jenis-jenis MADU yang dimaksud adalah:
1. Madu Bunga Kapuk Randu
2. Madu Karet
3. Madu Bunga Kopi
4. Madu Bunga Kelengkeng/Sonokeling
5. Madu Bunga Durian
6. Madu Bunga Rambutan
7. Madu Bunga Apel/Jambu Air
8. Madu Bunga Mangga
9. Madu Bunga Kaliandra
10. Madu Lokal/Madu Multi Flora/Madu Hutan
11. Madu Bunga Mahoni/Bunga Jambu Mente
12. Madu Polen (Madu + Tepung Sari Bunga)
13. Madu Super (Madu + Tepung Sari Bunga + Royal Jelly)
14. Royal Jelly
15. Tepung Sari Bunga (Bee Pollen)
16. Propolis
1. MADU BUNGA KAPUK RANDU, berkhasiat:
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menyembuhkan sariawan
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
  • Memperlancar fungsi otak
2. MADU KARET, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menyembuhkan keputihan
  • Menyembuhkan gatal-gatal
  • Menyembuhkan alergi
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
3. MADU BUNGA KOPI, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Membuat enak tidur
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
4. MADU BUNGA KLENGKENG/SONOKELING, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memperlancar urine
  • Memperkuat fungsi ginjal
  • Menyembuhkan sakit pinggang
  • Mempercepat penyembuhan luka operasi
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
5. MADU BUNGA DURIAN, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menghilangkan rasa mual
  • Membuat enak tidur
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
6. MADU BUNGA RAMBUTAN, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memperlancar urine
  • Memperkuat fungsi ginjal
  • Menyembuhkan sakit pinggang
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan sakit maag
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
7. MADU BUNGA APEL/JAMBU AIR, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menghilangkan rasa mual
  • Memperkuat kandungan bagi ibu hamil
  • Memperlancar fungsi otak
  • Membuat enak tidur
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
8. MADU BUNGA MANGGA, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menghilangkan rasa mual
  • Memperkuat kandungan bagi ibu hamil
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)


9. MADU BUNGA KALIANDRA, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan hormon
  • Memperlancar pencernaan
  • Menyembuhkan darah tinggi
  • Membuat enak tidur
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
10. MADU LOKAL/MADU MULTIFLORA/MADU HUTAN, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menyembuhkan darah tinggi/darah rendah
  • Membuat enak tidur
  • Mengobati reumatik
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
11. MADU BUNGA MAHONI/JAMBU MENTE, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menyembuhkan sakit malaria
  • Menyembuhkan keputihan bagi wanita
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan luka bakar (dioles pada bagian yang luka)
  • Menyembuhkan asam urat
12. MADU POLLEN (MADU + TEPUNGSARI BUNGA), berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan hormon
  • Menyuburkan peranakan
  • Menyembuhkan keputihan bagi wanita
  • Menghaluskan muka dan menghilangkan jerawat (dioles pada bagian muka) serta menjadikan kulit muka tidak berkeriput
  • Menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan
  • Memperlancar fungsi otak
  • Menyembuhkan penyakit darah tinggi dan jantung
13. MADU SUPER (MADU + TEPUNGSARI BUNGA + ROYAL JELLY), berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan hormon
  • Menyuburkan peranakan bagi wanita
  • Sangat cocok dikonsumsi bagi pria dewasa
  • Menyembuhkan penyakit darah tinggi dan jantung
  • Menyembuhkan sel tubuh yang rusak
  • Mempercepat penyembuhan loka operasi
  • Mengendurkan bagian syaraf yang tegang
  • Menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan
  • Memperlancar fungsi otak
14. ROYAL JELLY, berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan produksi hormon
  • Menyuburkan peranakan
  • Menyembuhkan darah tinggi/darah rendah
  • Memperlancar urine
  • Memperkuat fungsi ginjal
  • Menyembuhkan sakit pinggang
  • Mempercepat penyembuhan luka operasi
  • Mengendurkan bagian syaraf yang tegang
  • Menyembuhkan organ tubuh yang rusak
  • Menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan
  • Memperlancar fungsi otak
  • Dapat dikonsumsi penderita Diabetes
15. TEPUNGSARI BUNGA (BEE POLLEN), berkhasiat:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Memperlambat proses penuaan dan menghaluskan kulit muka
  • Menurunkan kolesterol
  • Memperlancar fungsi pencernaan
  • Mengobati asma
  • Dapat dikonsumsi penderita Diabetes
16. PROPOLIS
  • Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.
  • Membantu menyembuhkan dan menjaga kulit dari masalah seperti jerawat, gatal-gatal, eksim dan lain-lain.
  • Menjaga mulut tetap segar dan nyaman
  • Membantu memperbaiki jaringan tubuh.
  • Menyejukan radang tenggorokan dan masalah sinusitis, membantu menyembuhkan penyakit maag, infeksi saluran pencernaan dan saluran kemih, dll.
Untuk mendapatkan khasiat dan manfaat dari MADU, dalam mengkonsumsi sebaiknya menggunakan takaran yang direkomendasikan.
Pagi : Orang Dewasa : 40 gr / 2 sendok makan
Anak-anak : 20 gr / 1 sendok makan
Siang : Orang Dewasa : 30 gr / 1 sendok makan
Anak-anak : 15 gr / 1/2 sendok makan
Malam : Orang Dewasa : 30 gr / 1 sendok makan
Anak-anak : 15 gr / 1/2 sendok makan
APAKAH YANG DISEBUT MADU ?
Madu adalah cairan yang umumnya memiliki rasa manis yang berasal dari nektar aneka bunga atau bagian tanaman, yang diproses secara alami oleh lebah disarangnya. Fruktosa dan glukosa merupakan zat utama pada madu. Madu yang bagus memiliki kalori +/- 3.280 cal/kg. Jadi hanya madu yang dikumpulkan dan diproses secara alami oleh lebahlah yang bisa disebut “MADU MURNI”.
2. BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA MADU?
Sewaktu nektar dikumpulkan, bahan tersebut masih mengandung kadar air tinggi (±85%) dan sukrosa tinggi. Setelah lebah mengubah nektar menjadi madu dan dimatangkan secara alami dalam sarang, maka kandungan air menjadi rendah (kadar air 17-20%). Demikian pula dengan sukrosa pada nektar, akan diubah menjadi glukosa dan fruktosa dalam bentuk monosacharida yang mudah dicerna dan diserap tubuh. Proses pematangan madu dalam sarang inilah yang menentukan kualitas madu. Jadi kualitas madu ditentukan oleh kematangan madu secara alami oleh lebah dalam sarang dan tingkat kadar air dan bukan oleh jenis nektar/tanaman madu tersebut berasal. Jenis bunga atau jenis nektar akan menentukan jenis madu (nama madu).
3. APAKAH KEUNGGULAN MADU DARI LEBAH APIS MELIFERA
* Apis mellifera merupakan lebah unggul yang telah terbukti produktif dalam menghasilkan madu-madu berkualitas. * Lebah mudah dikembangbiakkan dengan cepat dan tidak mudah minggat dari sarang. * Mudah dikelola dan di awasi perkembangan lebahnya, sehingga kualitas dan kuantitas madu yang dihasilkan akan lebih terjamin. * Digembalakan menurut alur musim bunga yang silih berganti sehingga dihasilkan madu yang beraneka ragam sesuai asal bunganya. * Karena mempunyai kualitas yang lebih baik dari madu jenis lain, otomatis khasiat dan zat gizinya lebih unggul. * Diperas dengan ekstraktor, sehingga kebersihan madu lebih terjaga/higienis.Berbeda dengan madu dari lebah lain yang mayoritas hanya diperas dengan tangan biasa dan larva lebah masih sering ikut terperas.
4. MENGAPA DISEBUT MADU RANDU, MADU KOPI, MADU MANGGA DAN LAIN-LAIN?
Lebah Apis mellifera dibudidayakan dalam kotak-kotak yang bernama stup lebah. Stup ini digembalakan ke berbagai perkebunan dan hutan. Karena tempat penggembalaan dan musim bunga yang berbeda-beda,maka madu yang dihasilkannyapun berbeda-beda pula sesuai dengan sumber tanaman / bunga yang menghasilkan madu tersebut. Jadi penamaan madu berdasarkan nama tanaman / bunga tempat dimana lebah mendapatkan madu.
5. APA SAJA YANG TERKANDUNG DI DALAM MADU ?
Zat-zat atau senyawa yang terkandung dalam madu sangat kaya dan kompleks, tidak kurang dari 181 macam zat.Diantaranya : * Fruktosa, glukosa, maltosa, sukrosa. * Aneka vitamin (A,B1,B2,B3,B5,B6,D,K,E,Uric acid dan asam nikotinat). * Aneka mineral (zat besi, kalsium, kalium, sodium, sulfur dan lain lain. * Aneka enzim (enzim diastase, enzim infertase, enzim katalase dan lain lain). * Aneka asam (formic acid, lactic acid, asam fosfat, asam glukonat dan lain lain). * Hormon–hormon dan zat anti mikroba, anti inflamasi, anti kanker, anti biotik alami, anti alergi, ekspektoran, laksatif, anti anemic dan tonikum.
6. APAKAH KHASIAT MADU ?
Sejak ribuan tahun yang lalu madu sudah sangat terkenal kehebatan khasiatnya dan di manfaatkan secara luas sebagai makanan sehat, campuran minuman, obat, bumbu dan kecantikan. Madu merupakan salah satu makanan dengan gizi terlengkap. Di dalam madu terkandung saripati aneka tumbuhan. Tentu saja khasiat madu lebih bisa diharapkan jika madu tersebut asli dan berkualitas,dan bukan dari madu palsu atau rusak.Khasiat madu diantaranya :
1. Diminum : * Memperlancar metabolisme tubuh dan penetral toksin/racun yang berasal dari bahan kimia yang terkandung dalam makanan, minuman, obat-obatan dan polusi. * Meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit. * Mengencangkan rahim/kandungan, atasi sembelit dan keracunan kehamilan. * Membantu penyembuhan berbagai penyakit seperti: maag, batuk/TBC, hepatitis, radang sendi, influensa, anemia, insomnia, gangguan jantung dan lain lain. * Meningkatkan stamina, memperlancar peredaran darah, mempertinggi kadar hemoglobin darah dan membantu proses regenerasi sel pasca sakit. * Sangat baik dikomsumsi bayi dan anak-anak yang kurang nafsu makan dan rentan. * Untuk mencegah sakit karena kurang asupan gizi dan gizi tidak seimbang. * Mencegah anak yang ngompol di malam hari (diminum sebelam tidur).
2. Dioles : * Mengobati luka bakar, mengatasi infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. * Mengencangkan kulit, mengambat penuaan dini, sebagai pelembut & penyehat kulit. * Mengatasi ketombe dan memperlambat tumbuhnya uban. * Mengatasi bibir pecah-pecah, sariawan dan mencegah kanker kulit.
7. AMANKAH MADU DIKONSUMSI PENDERITA DIABETES ?
Penderita diabetes memiliki masalah pada kinerja pankreas dalam memproduksi insulin.Insulin inilah yang berperan untuk memecah zat gula jenis disakarida.Madu yang baik biasanya hanya mengandung sukrosa 1-3 %, selebihnya di dominasi oleh glukosa dan fruktosa yang merupakan gula sederhana / monosakarida. Berbeda dengan gula pasir (disakarida) yang membutuhkan enzim insulin untuk dapat dipecah dan diserap tubuh, madu yang merupakan merupakan gula monosakarida akan langsung diserap tubuh dan diubah menjadi energi.Karena itu, madu AMAN bagi penderita diabetes bahkan bisa membantu menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal.
8. BAGAIMANA CARA MEMILIH MADU YANG BAIK DAN BERKUALITAS?
a. Cara sederhana Ambil satu gelas air putih, kemudian tuang madu ke dalam gelas. Jika madu jatuh lurus ke dasar gelas dan air tidak keruh sampai 5 jam tanpa diaduk, kemungkinan besar madunya berkualitas bagus. Namun jika madu dituang dalam air lalu airnya langsung keruh/keruh dalam tempo 2 jam (tanpa di aduk), berarti madu tersebut jelek / palsu. Tapi test tersebut tidak mutlak dan harus digabung dengan test yang lain seperti di bawah ini.
b. Jika diuji dengan refraktometer, kadar air maxsimal 21 % dengan rasa, warna dan bau yang normal sesuai jenis. Setiap jenis madu murni memiliki rasa, warna dan bau yang khas. Jika dipanaskan, maka madu akan berbau gosong, warna menjadi lebih gelap, rasa berubah dan aroma khas madu tersebut akan hilang. Dengan kadar air yang rendah/max 21%, sangat sulit dipalsu tanpa berubah rasa, warna dan bau.
c. Uji kualitas madu di laboratorium sesuai dengan parameter SNI 0135. 45 – 2004, yaitu uji kadar air, diastase indeks, kadar glukosa, kadar fruktosa, kadar sukrosa, HMF, dll. Tidak benar bahwa keaslian madu bisa dilihat hanya dengan uji sakarin, karena pemalsuan madu mayoritas tidak memakai sakarin, tapi memakai fruktosa sintetis, glukosa sintetis dll.
9 BAGAIMANA CIRI-CIRI MADU YANG PALSU ?
Dipasaran dalam negeri, jaminan akan keaslian dan mutu madu masih belum ada. Sebaliknya, kecurigaan akan pemalsuan madu dan peredaran madu rusak selalu ada. Jika madu palsu atau rusak yang dibeli (dikonsumsi),dikhawatirkan bukan kesembuhan dan kebugaran yang di dapat, tapi justru penyakit atau minimal tidak bisa merasakan khasiatnya. Sebenarnya diperindag RI telah mengeluarkan “peraturan positif” tentang syarat mutu dan cara uji madu yang benar, yang wajib dipatuhi oleh produsen / pengemas madu yaitu SNI 0135.45 – 2004. Sayangnya sangat sedikit pihak yang mau memenuhi syarat di atas, bahkan madu palsu / rusak yang justru marak dijual baik sengaja atau tidak. Harus diakui, untuk mengetahui madu tersebut asli atau palsu, bermutu bagus atau tidak, membutuhkan keahlian dan ilmu yang mendalam, serta dibutuhkan peralatan dan biaya yang cukup mahal (test di laborat dengan parameter SNI 0135.45 – 2004). Sebaliknya, memalsu madu relatif mudah dan murah. Karena itu, konsumen sebaiknya hanya membeli madu pada pihak / produsen yang amanah, punya ternak lebah sendiri dan punya keahlian seputar madu secara matang sehingga peluang tertipu madu palsu akan semakin minim. Pemalsuan madu dapat dibagi tiga modus, yaitu :
a. Pemalsuan jumlah. Pemalsuan ini pada intinya adalah meningkatkan jumlah madu “asli” dengan ditambah madu “palsu” atau bahan lain, seperti fruktosa sintetis, glukosa sintetis, syirup dll. Contoh kasus: 20% bagian adalah madu asli lalu ditambah gula sintetis 80% bagian,maka jadilah Madu palsu.pemalsuan madu seperti ini sangat banyak beredar.
b. Pemalsuan mutu. Kadar air mempunyai hubungan yang signifikan dengan mutu madu, dimana semakin rendah kadar air pada madu, maka akan semakin baik mutunya, demikian pula sebaliknya. Pemalsu madu mempunyai madu dengan kadar air sangat tinggi(22-30%). Kemudian kadar air diturunkan dengan pemanasan suhu tinggi.Dengan pemanasan, madu akan jadi lebih kental.Tapi dengan pemanasan,madu sangat encer tersebut yang kandungan gizinya telah banyak rusak secara alami oleh fermentasi, akan semakin rusak bahkan gizinya nyaris tanpa sisa. Pemanasan pada madu juga bisa mengakibatkan madu mengandung racun, karena selama pemanasan madu bereaksi dengan panci/logam yang dipakai untuk pemanasan madu tersebut.Jelas ini merupakan PENIPUAN, karena sengaja ‘merekayasa’ madu dari kualitas jelek menjadi kental tapi gizinya justru semakin rusak& bisa membahayakan kesehatan konsumen, terutama anak-anak dan penderita penyakit.
c. Pemalsuan menyeluruh. Madu tersebut merupakan madu buatan semuanya / 100% palsu, sehingga komposisi kimia yang terkandung di dalamnya merupakan komposisi yang “diada-adakan”.
10. BAGAIMANA CIRI MADU ASLI TAPI RUSAK ?
* Yaitu jika madu tersebut telah mengalami fermentasi / perubahan madu menjadi alkohol (etanol) yang ditandai dengan: adanya suara berdesis jika tutup botol dibuka (bergas), kemasan menggembung, madu berbusa banyak. Pada kasus kerusakan madu yang parah, madu tersebut akan meleleh keluar sendiri ketika tutup botol dibuka atau bahkan bisa meletus sendiri karena tekanan gas / alkohol pada madu rusak tersebut. * Madu sangat encer (kadar air 23 – 30 % ), berbau tidak segar/ tidak enak karena fermentasi, rasa berubah menjadi lebih asam/ kecut yang tidak normal, rasa kurang lezat dan terlalu panas di tenggorokan karena efek alkohol yang berlebihan pada madu. Madu dengan tanda-tanda fisik di atas, telah kehilangan zat gizi dan kurang layak dijual. Jika madu rusak tersebut sampai dikonsumsi anak-anak dan orang yang pencernaannya lemah, di khawatirkan bisa membahayakan kesehatan. Oleh karena itu,para pengemas madu / produsen WAJIB memiliki ilmu yang memadahi seputar madu dan seluk beluknya agar tidak terjebak pada madu palsu atau madu asli tapi rusak baik sengaja atau tidak. Selain itu, produsen harus memahami dan mematuhi standar mutu madu yang telah ditetapkan pemerintah dalam SNI 0135.45 – 2004 agar tidak terjatuh pada pelanggaran hukum pemerintah dan kejahatan terhadap konsumen. Setelah di panen, madu kadar 23 – 30% umumnya hanya awet disimpan beberapa minggu atau beberapa bulan saja, jika tidak segera habis maka akan segera rusak / fermentasi sehingga tidak layak di jual.

11. APAKAH MADU HUTAN / LIAR LEBIH BAIK DARI MADU TERNAK (APIS MELLIFERA) ?
Baik tidaknya mutu madu tidak bisa dilihat hanya pada satu sisi, tapi harus melihat beberapa sisi yang terkait dengan mutu madu. Baik tidaknya mutu madu “mayoritas” ditentukan oleh kematangan / kadar air madu dalam sarang secara alami oleh lebah.Jadi jika madu tersebut kental alami oleh lebah dan tanpa proses rekayasa oleh manusia,maka madu tersebut baik. Faktor lain yang menentukan mutu madu adalah jenis lebah, jenis tanaman asal madu, cara pemanenan dan proses penyimpanan.Namun pada faktanya madu hutan (liar) yang bisa memenuhi standart SNI sangat langka bahkan nyaris tidak bisa ditemukan. Hal ini karena madu hutan di dapat dari lebah Apis Dorsata yang sangat ganas dan belum bisa dijinakkan sehingga tidak bisa dikontrol apakah madu disarang tersebut sudah layak panen (tua) /belum. Belum lagi pemanenan madu hutan masih menggunakan cara tradisional/di peras dengan tangan biasa sehingga kebersihan kurang terjamin. Madu hutan yang asli pada umumnya memiliki kadar air 23 -30% yang mudah fermentasi/rusak.Itupun untuk bisa mendapatkan madu hutan yang asli sangat sulit.Pemalsuan madu hutan sama maraknya dengan madu ternak, bahkan mayoritas dilakukan oleh orang yang tidak paham tentang madu dan memakai bahan-bahan murahan yang lebih berbahaya dari pemalsuan pada madu ternak.Sebaliknya,Pemalsu madu ternak mayoritas adalah orang yang cukup paham tentang madu.

12. MENGAPA KADAR AIR MENJADI SALAH SATU FAKTOR PENTING DALAM MEMILIH MADU ?
Madu bisa rusak secara alami (tanpa perlakuan manusia) jika madu tersebut telah fermentasi / bergas. Fermentasi adalah proses perubahan gula sederhana pada madu (fruktosa dan glukosa madu) menjadi ETANOL (alkohol). Fermentasi hanya bisa terjadi jika khamir / yeasts / ragi yang ada dalam madu mendapatkan media madu dengan kadar air tinggi (23 – 30%). Semakin rendah kadar airnya, maka peluang fermentasi pada madu semakin kecil dan lambat. Madu yang aman dari fermentasi biasanya kadar air 16% – 21%, atau idealnya kadar 16 – 20%. Madu yang telah fermentasi (jika tutup botol dibuka timbul suara berdesis disertai busa yang banyak bahkan bisa meletus),tidak layak dikonsumsi apalagi untuk dijual pada konsumen.
13. APAKAH BENAR MADU ASLI TIDAK BEKU JIKA DIMASUKKAN KULKAS / FREZER?
Tidak benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan mengetahui bahwa madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Fakta tentang hal ini banyak tertulis dalam buku-buku tentang perlebahan yang beredar di toko-toko buku.Madu asli (murni) akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya. Contoh madu yang bisa mengkristal : madu karet, kelengkeng, mente dan kaliandra. Dan madu asli (murni) tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya. Contoh : madu randu, rambutan, kopi, sono dan mangga. Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu / kopi bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu. Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas. Jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas.Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin / suhu di bawah 16 derajat celcius.
14. APAKAH KEASLIAN MADU BISA DI TES DENGAN CARA SEDERHANA?
Untuk menentukan keaslian dan kualitas madu secara akurat, sampai sekarang masih menggunakan peralatan mahal / bantuan laborat yang sesuai standart SNI,apalagi bagi yang awam masalah madu.Namun bagi para ahli madu/orang yang berpengalaman masalah madu, dengan mencicipi dan mengamati tanda tanda fisik pada madu insyaAllah sudah bisa menentukan keaslian dan kualitas madu. Itupun pada kasus madu-madu tertentu masih menggunakan beberapa peralatan yang mendukung seperti refraktometer dan uji diastase indeks. Alternatif yang bisa dipilih bagi pemula / konsumen untuk bisa tentukan kualitas madu adalah seperti yang tertulis di point nomor 8 diatas. Sedangkan cara test madu yang sederhana dan banyak beredar di masyarakat seperti : uji sakarin pada dinkes (karena pemalsuan madu mayoritas tidak memakai sakarin), madu yang bagus “katanya” tidak merembes di koran, bisa mematangkan kuning telor, tidak di kerumuni semut, tidak bisa beku, dll “tidak bisa” dibuktikan secara ilmiah kebenarannya dan tidak bisa dijadikan parameter dalam uji madu yang bisa di pertanggung jawabkan.
15. BAGAIMANA JIKA MADU DIPANASKAN / DIMASAK AGAR TAMPAK LEBIH KENTAL?
Madu yang dimasak (steam), biasanya berasal dari madu yang masih muda / encer sekali sehingga madu tersebut mudah menjadi alkohol (fermentasi). Dengan dipanaskan / dimasak (steam), maka fermentasi akan terhenti dan madu lebih kental. Tapi madu yang kaya vitamin, mineral dan enzim akan sangat mudah rusak oleh pemanasan / pemasakan, apalagi jika pemanasannya menggunakan panci dari logam / panci. Tentu saja hal ini bisa merugikan dan membahayakan konsumen, terlebih lagi jika dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak jujur dan sangat awam terhadap kualitas madu serta seluk-beluknya. Demikian juga jika ada yang ada mengentalkan madu dengan menjemur madu tersebut. Alih-alih bukan tambah kental, madu yang bersifat higroskopis tersebut justru akan menarik kelembaban di udara sehingga madu justru akan semakin encer/rusak.
16. ADA YANG MENGATAKAN BAHWA MADU ASLI TIDAK DIKERUMUNI SEMUT, APAKAH INI BENAR ?
Tidak benar. Semua semut menyukai rasa manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Bahkan ada tiga jenis semut yang memang suka madu, seperti semut pudak, semut gramang dan semut hitam dengan tubuh lancip. Tentu saja tidak ada bukti ilmiah yang menunjang pemahaman salah tersebut.
17. APAKAH MADU YANG ASLI BISA MEMATANGKAN KUNING TELOR ?
Sebenarnya itu bukan matang, tapi hanya menggumpal (koagulasi). Madu yang bersifat asam jika dicampur/bertemu dengan kuning telor yang mengandung protein dan lemak maka akan menggumpal. Jadi tidak benar jika madu asli bisa mematangkan kuning telor.
18. BAGAIMANA CARA PENYIMPANAN MADU YANG BENAR ?
* Sebaiknya madu disimpan di botol kaca atau botol plastik dari bahan P.E.T (khusus untuk makanan dan sudah teruji aman sebagai wadah madu / makanan). Tidak diperkenankan mengemas madu dalam wadah P.V.C karena bisa beracun / terkontaminasi.Ciri-ciri botol PVC: umumnya botol agak butek / buram dan terlihat garis sambungan pada botol, jika dicium terasa bau plastik yang agak menyengat.Adapun botol P.E.T yang memiliki ciri-ciri : botol bening /sangat bening, tidak tampak garis sambungan pada botol, tidak berbau dan biasanya lebih mahal dari botol PVC. * Menyimpan madu dalam wadah logam juga tidak dianjurkan karena juga bisa bereaksi racun. * Madu bersifat higroskopis (menyerap air di udara), karena itu sebaiknya tidak menyimpan madu dalam wadah terbuka, apalagi lebih dari semalam. Madu yang dibiarkan terbuka lebih dari semalam maka kadar airnya akan naik / tambah encer dan kualitas akan turun.
19. APAKAH MADU AMAN BAGI ANAK-ANAK DAN BAYI?
Ada pendapat dari sebagian pihak bahwa madu tidak boleh diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun dengan alasan madu tersebut dikhawatirkan bisa menyebabkan sakit yang disebut Botulism(di sebabkan oleh clostridium Botulinum).Namun hal ini telah dibuktikan ketidakbenarannya oleh “team dokter dari rumah sakit Al Kafji National Hospital-Saudi Arabia”,yang meneliti lebih dari 220 contoh madu dari berbagai negara dan interview dengan keluarga dari 1500 bayi lebih yang di beri madu sejak lahir.Dari penelitian ini membuktikan “TIDAK ADA SATUPUN” madu yang tercemar clostridium Botilinum dan tidak ada satupun bayi yang menderita Botulism karena madu.Jadi peluang adanya Clostridium Botilium pada madu,sama dengan peluang keberadaannya pada bahan makanan lain yang berasal dari alam seperti susu dan lain-lain. Jadi madu aman di konsumsi segala usia bahkan bayi dibawah usia 1 tahun

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar